Upaya Peningkatan Penyesuaian Sosial Narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Banda Aceh

Abu Bakar, . Wahyuni, Hetti Zuliani

Abstract


A good self-adjustment needs to be done by individuals in order to have a good social attitude and be useful for everyday life. Changing the place of residence or the neighborhood of residence also requires social adjustments, as well as for prisoners both when they start living in the correctional facility and when they return to the community. This study aims to describe the efforts to increase the social adjustment of prisoners carried out by the Class IIA Banda Aceh Correctional Institution. The study was conducted using qualitative methods using interviews with 6 prison supervisors as research subjects. The results showed that efforts to increase social and self-adjustment carried out to inmates were carried out through a disciplined approach, guidance in the form of exchanging ideas between coaches and prisoners with problems, situational guidance using a humanist approach, group coaching, religious approaches using the zikir method, reading. Al'Quran, and the method of lectures such as those conducted every Friday Prayer, the involvement of external parties such as the National Narcotics Agency and lessons learned from experience.

 

Keywords: Efforts to Increase, Social Adjustment, Inmates

 

ABSTRAK

 

Penyesuaian diri yang baik perlu dilakukan oleh individu agar memiliki sikap sosial yang baik dan berguna bagi kehidupan sehari-hari.  Perpindahan tempat tinggal atau lingkungan tempat tinggal juga membutuhkan penyesuaian sosial, demikian juga pada narapidana baik ketika mulai tinggal di lembaga pemasyarakatan maupun ketika kembali lagi ke masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan upaya peningkatan penyesuaian sosial para narapidana yang dilakukan oleh Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Banda Aceh. Penelitian dilakukan menggunakan metode kualitatif dengan dengan menggunakan wawancara terhadap 6 pembina Lapas sebagai subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya peningkatan penyesuaian diri dan sosial yang dilaksanakan kepada narapidana dilakukan melalui pendekatan disiplin, bimbingan dalam bentuk bertukar pikiran yang dilakukan antara Pembina dengan tahanan yang bermasalah, pembinaan situasional menggunakan pendekatan yang humanis, pembinaan kelompok, pendekatan keagamaan dengan metode zikir, pembacaan Al’Quran, dan metode ceramah-ceramah seperti yang dilakukan setiap Shalat Jumat, pelibatan pihak-pihak luar seperti Badan Narkotika Nasional dan pembelajaran dari pengalaman.


Keywords


Upaya Peningkatan; Penyesuaian Sosial; Narapidana

Full Text:

PDF

References


Arikunto, S. (2006). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Artawan, I. (2016). Gambaran Penyesuaian diri Narapidana Baru di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II. A Jember (Doctoral dissertation, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER).

Ginarso, S. D. dan Ginarso, S.Y,. (2004). Psikologi Anak dan Remaja, Jakarta: BPK Gunung Mulia.

Hadi, S. (2000). Metodologi Penelitian. Yogyakarta: Andi Yogyakarta.

Harsono Hs., C.I. (2004). Sistem Baru Pembinaan Narapidana. Jakarta: Djambatan.

Hidayati, W. dan Purnami, S. (2008). Psikologi Perkembangan. Yogyakarta: Teras.

Hurlock B. E., (2002). Perkembangan Anak. Jakarta: Erlangga.

Kartono, K. (2005). Hygiene Mental. Bandung: Mandar Maju.

Khoirunafik, U., & Amini, S. (2018). Hubungan harga diri dengan penyesuaian sosial pada remaja (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Surakarta).

Lamintang, P.A.F. (2012). Hukum Penitensier Indonesia. Jakarta: Sinar Grafika.

Moleong, L. J. (2008). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Ningrum, N. D., Lestari, S., & Prihartanti, N. (2016). Hubungan Kecerdasan Emosi dan Dukungan Sosial Keluarga Dengan Penyesuaian Sosial Remaja (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Surakarta).

Panewaty, D. F., & Indrawati, E. S. (2020). Hubungan antara Dukungan Sosial Orangtua dengan Penyesuaian Sosial pada Siswa dalam Asuhan Nenek di SMP Negeri 1 Ngraho Kabupaten Bojonegoro. Jurnal Empati, 7(1), 145-154.

Pratiwi, S. A., & Lemes, I. N. (2018). PELASANAAN PEMBINAAN NARAPIDANA SEBAGAI UPAYA MENGATASI TIMBULNYA RESIDIVIS DILEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS IIB SINGARAJA. Kertha Widya, 6(1).

Pulungan, E. S. (2017). Hubungan Dukungan Sosial Dengan Penyesuaian Diri Narapidana Di Lapas (Doctoral dissertation, Universitas Negeri Padang).

Reza, A. M. (2017). Pengaruh tipe kepribadian dan harapan terhadap penyesuaian diri anak didik pemasyarakatan. Jurnal Psikologi Insight, 1(1), 66-81.

Rufaedah, E. A. (2018). Teori Belajar Behavioristik Menurut Perspektif Islam. Risâlah, Jurnal Pendidikan Dan Studi Islam, 4(1, March), 13-30.

Rufaida, H., & Kustanti, E. R. (2018). Hubungan antara dukungan sosial teman sebaya dengan penyesuaian diri pada mahasiswa rantau dari sumatera di universitas diponegoro. Empati, 6(3), 217-222.

Scheneider, A. A. (1985). Personal Adjustment and Mental Health. New York: Holt, Rinehart.

Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


P-ISSN: 2407-5809

E-ISSN: 2714-5484

Diterbitkan Oleh:

Jurusan Bimbingan dan Konseling 

Universitas Syiah Kuala