Melihat Keikutsertaan Suami dalam Program Keluarga Berencana di Kecamatan Banda Sakti Kota Lhokseumawe

Novika Rahmayanti, Muhammad bin Abubakar, Muhammad Akmal

Abstract


The participation of men in the Family Planning (KB) program, especially the use of contraceptives in Banda Sakti District, Lhokseumawe City is still very low. The purpose of this study was to determine what factors influence men's participation in the family planning program in Banda Sakti District, Lhokseumawe City. The research design used a cross-sectional approach to 66 respondents obtained through simple random sampling technique. The results showed a significant relationship between service quality factors (p value = 0.003, OR = 11.200), knowledge (p value = 0.009, OR = 14.385) and culture (p value = 0.000, RO = 13.300) with male participation in family planning programs. There is no significant relationship between socio-demography (education, income and number of children) and access to services with male participation in family planning in Banda Sakti District, Lhokseumawe City. To increase participation, appropriate methods are needed, especially for conveying information on condom and vasectomy programs as well as increasing family planning promotion through media with attractive packaging variations so that knowledge about contraception increases. And also increase socialization about equality in the use of contraception, not always the wife, husband must also participate as a family planning acceptor.


Keywords


Family Planning; Condom; Participation; Vasectomy

Full Text:

PDF

References


Aritonang, J. (2010). Hubungan Budaya Patriarki terhadap Keputusan WUS Menjadi Akseptor Keluarga Berencana di Lingkungan VI Simpang Selayang Medan Tuntungan Tahun 2010. KTI. Program D-IV Bidan Pendidik Universitas Sumatera Utara.

Atikah, P., & Sulistyorini, C. I. (2010). Berat Badan Lahir Rendah. Yogyakarta: Nuha Medika.

BKKBN. (2007). Faktor-Faktor yang mempengaruhi Rendahnya Partisipasi Pria dalam KB. http://www.bkkbn.go.id/gemapria/info-detail.php.infid=79. 2007.

BPS. (2019). Laju pertumbuhan Penduduk Menurut Provinsi. www.bps.go.id,

Faralico, H., & Sitorus, M. E. (2019). Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Keikutsertaan Pria Mengikuti KB di Wilayah Kerja Puskesmas Blang Rakal Kecamatan Pintu Rime Gayo Tahun 2017. Journal of Healthcare Technology and Medicine, 4(1), 51-61

Hartanto, H. (2004). Keluarga Berencana dan Kontrasepsi. Jakarta: Pustaka Sinar Mandiri.

Minarni, M. (2009). Determinan Kepesertaan Pria dalam KB di Kota Pagar Alam Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2009. Tesis. Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia.

Munarsih, L. (2014). Kualitas Pelayanan Keluarga Berencana Pria Vasektomi di Kota Yogyakarta (Doctoral dissertation, Universitas Gadjah Mada).

Notoatmodjo, S. (2012). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta

Nurlina, R. (2011). Analisis Partisipasi Pria sebagai Askseptor KB (Kondom dan Vasektomi) di Wilayah Kerja Puskesmas Cipanas Kecamatan Cipanas Kabupaten Lebak Provinsi Banten Tahun 2011. Skripsi Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia.

Sihombing, R. (2018). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Penggunaan Kontrasepsi MOP (Metode Operasi Pria) di Kecamatan Siantar Marihat Kota Pematangsiantar Tahun 2018. Tesis. Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara.

Suratun, S., Tien, H., & Rusmiati, S. (2008). Pelayanan Keluarga Berencana dan Pelayanan Kontrasepsi. Jakarta: Trans Info Media.

Sutinah, S. (2017). Partisipasi Laki-Laki dalam Program Keluarga Berencana di Era Masyarakat Postmodern. Masyarakat, Kebudayaan, dan Politik, 30(3), 289-299.

Undang-Undang Nomor 52 Tahun 2009 Tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga.

Utami, D. (2010). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keikutsertaan Pria sebagai Akseptor KB (Kondom dan Vasektomi) di Kelurahan Pondok Ranggon Kecamatan Cipayung Jakarta Timur Tahun 2010. Skripsi. Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia.

Wijayanti, T. (2004). Studi Kualitatif Alasan Akseptor Laki-Laki tidak Memilih MOP sebagai Kontrasepsi Pilihan di Desa Timpik Kecamatan Susukan Kabupaten Semarang. KTI. Program Studi D IV Kebidanan Stikes Ngudi Waluyo Ungaran.

Zettira, Z., & Nisa, K. (2015). Analisis Hubungan Penggunaan Kontrasepsi Hormonal dengan Disfungsi Seksual pada Wanita. Majority, 4(7), 103– 108.




DOI: https://doi.org/10.24815/gaspol.v3i1.26115

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License

The Journal of Governance and Social Policy
Published by Universitas Syiah Kuala is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Based on work at http://www.jurnal.unsyiah.ac.id/GASPOL/index